Setup & Konfigurasi Mikrotik Dasar

0
Mikrotik

Sebelum melakukan setup & konfigurasi mikrotik, tentunya Anda perlu tahu apa itu Mikrotik & apa fitur – fitur yang dimilikinya.

MikroTik RouterOS™ adalah sistem operasi dan perangkat lunak yang dapat digunakan untuk menjadikan komputer manjadi router network yang handal, mencakup berbagai fitur yang dibuat untuk ip network dan jaringan wireless, cocok digunakan oleh ISP dan provider hotspot.

Sebenarnya Mikrotik sendiri sudah memiliki dokumentasi yang sangat lengkap untuk panduannya di http://wiki.mikrotik.com/wiki/Main_Page

Saya sengaja membuat artikel ini, karena selain review apa yang sudah saya pelajari pada worskhop beberapa hari sebelum artikel ini ditulis.Disini juga sebagai dokumentasi saya sekaligus pembelajaran dasar bagi Anda sekalian untuk mempelajari Mikrotik dari setup hingga konfigurasi dasar.Tentunya pada praktek kali ini kita menggunakan virtualisasi dengan VirtualBox.Virtualisasi ini akan sangat membantu kita, jadi kita tidak perlu repot – repot memiliki banyak komputer untuk melakukan simulasi routing jaringan dengan Mikrotik.Hanya dengan 1 komputer / laptop kita bisa melakukan simulasi dari instalasi & test komunikasinya

Baik, apa saja fitur yang ditawarkan RouterOS ini ? :

  • Firewall
  • Routing
  • MPLS
  • VPN
  • Wireless
  • DHCP
  • Hotspot
  • QoS
  • Proxy
  • Tools
  • Dan fitur lainnya

Anda bisa melihat fitur & detailnya pada Mikrotik Wiki bagian Features

Untuk persiapannya yang diperlukan adalah :

Sekedar informasi untuk WinBox, sebenarnya setting Mikrotik langsung bisa dari console routerOSnya, tetapi supaya memudahkan setting terhadap Mikrotik maka digunakanlah WinBox.Berikut referensi artikel yang bisa anda lihat untuk mengetahui perintah – perintah yang digunakan untuk konfigurasinya.

Jadi kesimpulannya akses Mikrotik bisa dilakukan dengan :

  1. via console
    Mikrotik router board ataupun PC dapat diakses langsung via console/ shell maupun
    remote akses (SSH atau Telnet)
  2. via winbox
    Mikrotik bisa juga diakses/remote menggunakan software tool winbox ( khusus windows )
  3. via web
    Mikrotik juga dapat diakses via web/port 80 dengan menggunakan browser

Tahapan yang akan kita lakukan untuk pembelajaran kali ini sebagai berikut :

  1. Install routeOS dengan virtualBox ( RouteA & RouteB )
  2. Konfigurasi Mikrotik Router
    1. Mengubah Nama Identity
    2. Mengubah Nama Interfaces
    3. Setting IP Address
    4. Setting DNS
    5. Setting DHCP & NAT
  3. Test Client ( WindowsXP )

Sedikit cerita, saya menggunakan Ubuntu di laptop saya, jadi ketika saya praktek, saya melakukan virtualisasi dengan windows 7 dan pada windows 7 saya melakukan virtualisasi lagi untuk 2 x routeOS dan windows XP.Saya melakukan ini karena di workshop semuanya menggunakan sistem operasi windows !  dan tentunya untuk membuka software winbox untuk setting mikrotiknya.
Jika anda penasaran seperti apa, berikut tampilannya jika anda melakukan virtualisasi didalam virtualisasi.Saya tidak menyarankan Anda juga melakukan hal seperti ini, karena ini memakan RAM yang cukup besar.Saya sharing hal ini karena sekedar memberi sedikit info bahwa virtualisasi bisa dilakukan juga didalam sistem yang sedang divirtualisasikan.Seperti contoh dibawah.

 

VirtualBox

 

1. Install routeOS dengan virtualBox ( RouteA & RouteB )

  1. Install Route A dengan cara klik New
  2. Untuk detailnya isikan :
    • Nama : Route A
    • Type : Other
  3. Untuk permintaan spesifikasi selanjutnya, Anda bisa tekan next & create terus saja.
  4. Sekarang kita install untuk routeOSnya, jalankan routeOSnya dengan tekan tombol ‘start’
  5. Klik tombol icon ‘browse’
  6. Buka file mikrotik ISO file yang sudah Anda download.
  7. Sekarang masuk ke tahap instalasi
  8. Ketik huruf a, ini untuk menginstall semua software yang ditawarkan Mikrotik routerOS
  9. Lalu ketik huruf i, untuk proses menginstall
  10. Tekan y dan y lagi.
  11. Setelah itu Anda akan di minta untuk reboot system, jangan langsung tekan ENTER, melainkan Anda perlu menonaktifkan CD ISO file Mikrotik ( supaya tidak menginstall lagi saat reboot ) anggap saja ketika Anda menginstall OS dikomputer menggunakan CD, pastikan Anda mengeluarkan CD dulu sebelum restart.
  12. Lakukan ini di VirtualBox dengan cara.Pada tab Devices ( menu top bar ) arahkan ke CD / DVD Devices.Disitu akan terlihat centang pada iso file mikrotik, anda bisa klik untuk uncheck CD tersebut.
  13. Nah, sekarang anda bisa merestart system dengan menekan Enter
  14. Anda bisa test apakah system sudah berjalan dengan login kedalam systemnya, dengan user admin dan password dikosongkan saja ( langsung tekan enter )
  15. Berhasil ? baik mari kita shutdown dengan mengetikan perintah ‘system shutdown’ tanpa tanda petik.Ini diibaratkan kita mematikan system sesuai prosedur.Jika kita langsung mengclose dengan cara mengklik tombol silang pada kanan atas ini diibaratkan kita langsung mencabut kabel listriknya ( sistem langsung mati ).
  16. Langkah selanjutnya, pada Route A klik settings.Kali ini akan mengatur untuk pengaturan jaringan.
  17. Pada menu Network, ada 4 tab adapter disana.kita klik yang Adapter 2
  18. Klik Enable Network Adapter untuk mengaktifkan.Lalu ubah menjadi Host-only Adapter.
  19. Klik OK
  20. Selesai

Baik, Anda sudah berhasil menginstall & konfigurasi untuk Route A.Sekarang Anda bisa buat untuk Route B.Lakukan dengan cara yang sama persis ketika Anda menginstall Route A.

Sudah selesai ? mari kita lanjutkan dengan membuka WinBox.Sebelum membuka, Anda bisa klik Start dulu pada Route A ( jangan keduanya dahulu karena akan membingungkan diawal dikarenakan nama keduanya masih default yaitu Mikrotik )

Anda perlu tahu topologi yang akan kita bangun nantinya seperti gambar dibawah ini

2.Konfigurasi Mikrotik Router Dengan WinBox

      2.1 Mengubah Identity

  1. Anda akan melihat IP Address beserta Identity ( MikroTik ).Silahkan klik ( jika ada 2 Identity, pilih salah satu ).Klik Connect
  2. Lalu, anda akan melihat tampilan dashboard winbox beserta menu – menu untuk settingannya.
  3. Ubah Identity MikroTik ke Route A, dengan cara :
    1. Pada Menu System – Identity
    2. Ubah MikroTik ke Route A
    3. OK

Start Route B pada VirtualBox dan lakukan hal yang sama dengan seperti Route A diatas.Jadi, sekarang Anda membuka dua WinBox.

      2.2 Mengubah nama interface

Pada Route A klik menu Interfaces.Di Interfaces list Anda akan melihat dua interfaces ether1 dan ether2.Double klik dan ubahlah menjadi :

  • ether1 = ether1-Internet
  • ether2 = ether2-LAN

Pada Route B, lakukan hal yang sama dan ubahlah menjadi :

  • ether1 = ether1-LAN
  • ether2 = ether2-WINXP

      2.3 Setting IP Address

Pada Router A lakukan setting terhadap IP Address ( Menu IP -> Addresses ) : 192.168.200.1/24
Tambahkan IP Address pada ether2 :

  • Address  : 192.168.200.1/24
  • Network : 192.168.200.0
  • Interface : ether2-LAN

      2.4 Setting DNS

Pada Router A lakukan setting terhadap DNS ( Menu IP -> DNS ) dan tambahkan :

  • Server : 8.8.8.8 & 8.8.4.4

DNS berguna untuk mengubah Hostname menjadi IP Address

      2.5 Setting DHCP & NAT

DHCP (Dynamic Host Control Protocol) Protokol yang digunakan untuk memberikan/Menerima IP Address secara otomatis

Pada Router A setting DHCP Client pada ether1.

  1. Klik IP -> DHCP Client
  2. Klik tombol plus
  3. Pilih Interfacesnya ether1-internet

Untuk NAT ( Network Address Translation ) ini digunakan untuk mengubah IP privat pada LAN menjadi IP Publik sehingga
bisa terkoneksi dengan jaringan internet.

Pada Router A setting NAT dengan cara :

  1. Klik IP -> Firewall
  2. Pilih tab NAT ( sebelah kanan filter rules )
  3. Anda akan melihat banyak isian, klik saja yang bagian Out. Interface dan pilih ether1-internet
  4. Lalu pada tab menu Action, disana pilihannya accept, ubah menjadi masquerade

Settingan routing pada Router A dan settingan sebagian Router B telah selesai.Langkah selanjutnya kita akan fokus settingan yang lebih kompleks dengan Router B.

Berikut settingan yang akan kita lakukan pada router B :

  1. Menambahkan IP Address
  2. Menambahkan Gateway
  3. Setting NAT

Tunggu update berikutnyaa….

Anda bisa dapatkan dokumen workshopnya dibawah ini :

LEAVE A REPLY