Memanfaatkan API untuk Pengembangan Aplikasi

0

Membuat apllikasi tidak harus dilakukan semuanya sendiri.Disinilah fungsi API yang membantu memproses fungsi – fungsi tertentu yang menampilkan output sesuai kebutuhan.Contohnya saja, jika aplikasi membutuhkan fitur untuk melakukan pembayaran bisa saja programmer membuatkan fungsinya dari awal alias membuatnya sendiri.Tetapi jika hal ini terjadi, pasti akan ada kendala di waktu, kestabilan program, pengurusan ijin ( karena berkaitan dengan pembayaran ) serta harus dilakukan testing yang membutuhkan waktu lebih lama daripada jika langsung memanfaatkan API.

Jadi, daripada mengeluarkan tenaga ekstra untuk membuat fungsi sendiri ( dalam kasus diatas adalah pembayaran ) solusinya adalah memanfaatkan API yang sudah disediakan vendor – vendor ternama dan tentunya sudah diuji.Nah, jika kita menggunakan API dari luar tidak perlu khawatir juga karena ada dokumentasi yang biasanya sudah disediakan oleh vendor tersebut.Sangat menarik bukan ? Mengenai referensi konsep API, pernah saya bahas di artikel saya yang berjudul “Mengenal API ( Application Programming Interface )

Berikut daftar API yang bisa digunakan untuk keperluan pengembangan aplikasi maupun yang sedang belajar bahkan untuk tugas – tugas sekolah atau kampus.hehehe.

Untuk keperluan testing API, saya lebih menyarankan Postman daripada langsung akses lewat browser beserta pluginnya.

Tools lain yang bisa digunakan untuk keperluan testing API

LEAVE A REPLY